YESUS MENYEMBUHKAN HAMBA SEORANG PERWIRA



Mat 8 : 5 - 13

Keinginan seseoang untuk sembuh dari penyakit membuat dia aktif mencari informasi tentang siapa yang mampu menyembuhkannya. Ketika mendengar ada dokter atau rumah sakit yang mampu mengobati, maka dia akan bergegas menemui dokter atau rumah sakit tersebut meskipun itu jauh di negeri orang.

Upaya sedemikian itu juga ditempuh seorang perwira yang ingin agar hambanya sembuh dari penyakit. Ia memiliki kuasa dan kesempatan untuk memprgunakan berbagai fasilitas. Ketika mendengar bahwa Yesus mampu memberi kesembuhan, ia segera berusaha agar dapat bertemu dengan Yesus. Keyakinannya kepada Yesus mendorong dia menemui Yesus. Meskipun perwira itu merupakan orang terhormat, tetapi dia datang memohon agar Yesus  berkenan menyembuhkan penyakit hambanya.

Perwira itu menunjukkan suatu keteladanan. Ia memikirkan kesehatan hambanya dan dan berusaha agar hambanya sembuh dari penyakit. Bahkan ia menyatakan bahwa dirinya tidak layak menerima Yesus dirumahnya. Pernyataan ini sekaligus merupakan suatu pengakuan bahwa dia sebagai orang berdosa. Perwira itu hanya meminta agar Yesus mengucapkan sepatah kata demi kesembuhan hambanya. Ia percaya bahwa ucapan Yesus pasti akan berkhasiat untuk menyembuhkan. Ia yakin betul bahwa Yesus memiliki kuasa yang melebihi segala kuasa manusia.

Ungkapan perwira itu membuat Yesus menjadi simpatik. Yesus menyebut iman perwira itu sebagai contoh iman yang sungguh-sungguh serta patut dipuji, termasuk karena belum pernah ada seorang pun perwira seperti itu antara orang Israel. Iman percaya perwira tersebut menjadi suatu kesaksian bagi setiap orang yang mengikut Yesus.

Iman percaya perwira itu mendorong dia membawa hambanya kepada Yesus untuk memperoleh kesembuhan. Orang percaya berkenan menolong orang lain bukan hanya karena faktor garis keturunan, tetapi harus rela menolong setiap orang tanpa membedakan identitas dan status sosial.

Perwira itu bukan merupakan keturunan Israel, tetapi dia menerima dan percaya kepada Tuhan Yesus. Dia tergerak membawa orang lain untuk mengalami kuasa penyembuhan dari Tuhan Yesus. Orang yang percaya dan mempercayakan hidupnya kepada Yesus akan mengalami hidup yang lebih indah. Tetapi orang yang tidak percaya kepada Yesus, meskipun dia keturunan Abraham,Ishak,Yakub, akan dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap, dimana ratap dan kertak gigi sebagai hukumannya.

Silsilah atau garis keturunan, kekristenan orangtua tidak akan menyelamatkan kita. Hanya iman percaya kita masing-masing yang akan membuat kita menerima keselamatan dari Tuhan Yesus. Banyak orang yang secara formal mengaku Kristen, tetapi tidak sungguh-sungguh beriman kepada Yesus Kristus. Orang beriman akan giat menemui Yesus yang mampu memberi kesembuhan, sebab di dalam Yesus ada mujizat (bnd.Yeremia 33:6).


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGANIAYAAN DAN PENGAKUAN AKAN YESUS

YESUS MEMANGGIL DAN MENGUTUS KEDUABELAS MURID

YESUS DAN HUKUM TAURAT (II)